Random News

New Design

Recent Post

cendol

cendol

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol. Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.
no image

Sentak Pembohong

Akhirnya aku tersenyum lagi, senyum yang kecil, senyum yang sama yang pernah kulempar di saat aku tahu bahwa aku memang bukan satu-satunya. Seharusnya aku lebih berekspresi, sebab kebohongan ini amat menyentak. Aku ingin melangkah mundur sambil memberimu tepuk tangan. Kau hebat. Ini panggungmu, tempatmu lihai bersandiwara, sementara aku terlampau merasakanmu.

Terkadang, pengakuan adalah pukulan yang telak. Terima kasih, setidaknya setelah kau ketahuan, kau tidak menyangkal. Sekarang aku harus bagaimana? Kenyataannya ternyata, hatiku yang berbicara dengan otakmu dan orang terlanjur bilang kita cocok. Sial.

Aku tidak tahu harus bagaimana sekalipun aku tahu kau salah. Orang yang salah patut dihukum sebelum pintu maaf terbuka lebar. Namun hukuman apa yang pantas untuk pembohong? Beri tahu aku apa! Aku tidak mungkin hanya sekadar menghujan sumpah, sebab kata-kata kutuk tidak seharusnya keluar dari mulutku. Mungkin suatu hari, saat kau telah menggenggam segala keinginanmu, kau hanya akan bertanya aku di mana, sambil menyiksa diri sendiri.
no image "Pada akhirnya, kita adalah sajak yang kehabisan rima dan kehilangan makna."

"Seperti sebaik-baiknya rumah ialah yang membuat penghuninya betah, pun sebaik-baiknya hati ialah yang membuat pemiliknya menetap, bukan sekadar singgah."

"Suatu hari nanti Tuhan akan mempertemukanmu dengan orang yang tepat, yang membuatmu tak meminta lebih dari apa yang telah kau dapat."

"Tuhan itu baik, menjauhkanmu dari orang yang tak layak kau cintai."
no image Jadilah seperti hari ini. Sesuatu yang tidak mungkin ditinggalkan, sesuatu yang harus dihadapi.

Terkadang yang salah bukanlah apa atau siapa yang kita nantikan, melainkan di mana tempat kita menantikan itu.

Ketidakpastian ada untuk menakut-nakuti, supaya dapat terlihat jelas, mana yang pemberani, mana yang pecundang.

Pernah melihat sehelai daun yang melayang-layang di udara? Bibirmu dapat membuatku seperti itu.

Akulah lelah terindah yang kau rasakan sebelum pulas.
Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Kutipan Kata Cinta All Right Reserved